Selasa, 03 April 2018

Warga Priagung Air Limbah Sampah Banjar Jadi Kerajinan Tertentu


Warga Priagung Air Limbah Sampah Banjar Jadi Kerajinan Tertentu

Kasus kerajinan tangan yang mereka hasilkan dari sampah plastik adalah keranjang atau tas luar biasa yang unik. Kenyataannya, indah dengan
tas. Selain itu, ada juga tikar dan taplak meja besar dan kecil. Dalam hal membuat tikar dan taplak meja, bahan-bahannya
Yang digunakan adalah sisa skrap kopi dan sisa-sisa kain yang diperoleh dari penjahit. Cara berproduksi, sampah ditenun sejajar dengan
desain yang diinginkan. Menurut Yeti, membuat kerajinan tangan dari zat limbah plastik memang membutuhkan kesabaran dan ketekunan,
oleh karena itu hasilnya bisa memuaskan. Untuk tikar dan taplak meja dibuat dengan berbagai kreasi dan motif berwarna-warni. Itu
uang tunai dari hasil penjualan, lanjut Yeti, sementara itu dihabiskan untuk membeli peralatan yang mendukung prosedur manufaktur, seperti
gunting, obeng, dan ranjau plastik. "Saya sendiri beserta ibu-ibu di sini sudah memakainya. Bahkan, Kepala Desa
Binangun dan kelurahan juga membeli, serta mempromosikan acara seni sampah plastik dari daerah, "kata Yeti
"Alhamdulillah, itu berakhir banyak sekali peminatnya. Kerajinan membuat orang membuat banyak permintaan konsumen. Jelas sekali.
kami merasa senang dan bangga karena hasilnya bisa menyenangkan di daerah ini, "katanya. Yeti mengharapkan, pembelian kerajinan tangan yang akan datang
produk ibu di RT.07 / 03, Dukuh Priagung akan lazim, dan semakin banyak permintaan konsumen. "Buang yang sebelumnya
minuman dipotong di bagian atas, kemudian dirakit hingga rapi, kemudian disusun seri dengan dihubungkan menggunakan ranjau plastik. Jadi, jadi tas
atau sekantung keranjang, "kata Yeti, ketika menemukan SDM, Rabu (12/9/2015). Yeti, di antara warga daerah yang memiliki gagasan
untuk membuat kerajinan, menyatakan bahwa sampah plastik yang digunakan untuk membuat kerajinan adalah minuman kaca, termasuk Ale-ale dan Zegar, sebagai
serta bekas bungkus jawa.Baca juga: plakat wisuda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar