Sabtu, 23 September 2017

Dapatkan Puluhan Juta dari Sepatu Lukisan Kerajinan


Dapatkan Puluhan Juta dari Sepatu Lukisan Kerajinan

"Ini bisa untuk hiasan di rumah sehingga terlihat lebih manis," kata Devriansyah, saat ditemui VIVA.co.id, beberapa waktu lalu. Acara yang unik, itu
akhirnya sukses tidak berhasil Devriansyah harus dilengkapi dengan pesaing yang telah menjalankan organisasi serupa,
terutama dengan pelukis konvensional. Usaha yang dikembangkan oleh pemuda kelahiran Jakarta, 8 Desember 1989 itu berbeda
sedikit langka Dari prinsip dan usaha yang diupayakan di tahun 2009, ternyata malah mengubah nasib Devriansyah menjadi muda
pengusaha. Pada 2014, Devriansyah kemudian memuji perusahaan tersebut dengan mendirikan CV Devri Art Production. Pemilihan
Devriansyah menjadi ajang pemenang lomba nasional tahun ini untuk grup industri yang ada
creativeinviting dia untuk membangun perusahaan. Atas prestasinya dan devosi, Devriansyah telah diberi hadiah uang tunai
Rp50 juta dari Kemenpora. Seperti melukis di media sepatu, metal press, kaca dan sebagainya. Menghasilkan kreatif dan desain dan satu
dari jenis kawin pernikahan, hingga air mancur flanel yang dibuat dalam berbagai bentuk yang khas, termasuk kartun
karakter, kue tart, dan beberapa bentuk lainnya yang lucu. Usaha saat ini perusahaan memiliki 19 karyawan, dengan
rata-rata omzet pendapatan Rp45 juta per bulan. Aset yang ada mencapai Rp60 juta. "Saya berinovasi dengan mengubah produksi
media kreatif dari bahan konvensional, lalu melukis dengan media sepatu, dan bahan unik lainnya, "ungkap seorang pebisnis muda
yang juga Ketua UKM Seni Nanggala Bangkalan. "Alhamdulillah, hadiah ini saya buat suntikan modal untuk meningkatkan produksi
dan pembukaan cabang baru di Madura dan Jawa Timur, "kata Devriansyah, saat ini untuk penghargaan dan penghargaan dari Jakarta The
Artis yang juga lulusan teknologi industri lulusan Universitas Trunojoyo, Bangkalan, Jawa Timur ini
flanel jar lukisan karet, kawin pernikahan, lukisan kaca, bersama dengan kesenian lainnya.Baca juga: map raport

Tidak ada komentar:

Posting Komentar